Postingan

SEJARAH MUNCULNYA TAFSIR DI INDONESIA

 Perkembangan tafsir di Indonesia dari masa ke masa Abad ke VII-XV (Klasik) Studi al-Qur’an pada periode pertama Islam di Nusantara belum bisa dikatakan sebagai sebuah tafsir, meskipun pada masa ini kitab-kitab tafsir karya para ulama dunia telah bermunculan, akan tetapi untuk skala Indonesia, penafsiran al-Qur’an masih berada pada wilayah penjelasan ayat-ayat al-Qur’an yang bersifat praktis dan penjelasan ayat-ayat al-Qur’an berdasarkan pemahaman pembawa ajarannya. Sebagaimana diketahui bahwa para ulama dan penyebar Islam melihat kondisi nusantara pada saat itu, di mana yang dibutuhkan hanya sebatas penafisran ayat-ayat untuk kebutuhan dakwah Islamiyah. Sehingga untuk melacak karya-karya yang muncul pada periode klasik sangat susah disebabkan oleh beberap faktor diantaranya, pertama; bahwa tulisan pada masa itu belum begitu penting bagi masyarakat Indonesia, kedua; bahwa masyarakat Indonesia pada masa itu lebih memilih penjelasan-penjelasan pr...

RAGAM BAHASA DALAM PENULISAN TAFSIR DI INDONESIA

 Tafsir al-Qur’an di Indonesia ditulis dengan bahasa dan aksara yang beraneka ragam. Dalam hal bahasa, bahasa-bahasa lokal yang lahir dari ragam etnis yang ada di Nusantara, seperti bahasa Melayu, Jawa, Sunda, Madura, dan Bugis, dipakai para sarjana Muslim di Indonesia dalam penulisan tafsir al-Qur’an, meskipun frekuensi pemakaiannya dalam konteks sosial dan historis tidak berjalan secara linier. Demikian juga halnya dengan aksara-aksara yang tumbuh di Nusantara, seperti aksara Cacarakan dan Lontara, dipakai para sarjana Muslim di Indonesia dalam penulisan tafsir al-Qur’an secara tidak linier. Selain bahasa dan aksara lokal, sejak islamisasi di Nusantara, aksara Arab juga menjadi salah satu pilihan yang dipakai dalam penulisan khazanah keagamaan dengan mempertautkan pada bahasa-bahasa lokal. Peristiwa ini terjadi karena praktik vernakularisasi (pembahasalokalan) keilmuan Islam. Lahirlah aksara Jawi (bahasa Melayu ditulis memakai aksara Arab) dan aksara Pegon (bahasa Jawa, Sunda, da...